Hal tersebut disampaikan Ferry usai menghadiri peringatan Harlah ke-100 NU di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (31/1/2026).
“Saya mewakili DPP Partai Perindo menghadiri Harlah 100 Tahun NU. Kami mengucapkan selamat atas pencapaian luar biasa ini,” ujar Ferry
Ia menyoroti tema Harlah kali ini yang berfokus pada pengawalan Indonesia Merdeka menuju peradaban mulia. Menurut Ferry, visi tersebut relevan dan krusial bagi posisi Indonesia di kancah global.
“Saya pikir tema mengawal dan membersamai kemerdekaan sangat penting untuk menuju peradaban dunia,” katanya.
Terdakwa dalam perkara ini antara lain Delpedro Marhaen, Muzzafar Salim, dan Syahdan Husein.
Dalam persidangan, Ramadhan dicecar mengenai kesaksiannya yang mengaku menjadi korban pemukulan saat melakukan pengamanan unjuk rasa.
Ramadhan menjelaskan, peristiwa itu terjadi saat dirinya bertugas menjaga kawasan Gedung DPR RI, Jakarta, pada 25 Agustus 2025. Ketika situasi unjuk rasa memanas dan massa mulai melempari petugas dengan batu, polisi memukul mundur massa ke arah Pejompongan.
Di sisi lain, Ramadhan mengaku saat itu juga berusaha melindungi rekan sesama anggota kepolisian. Namun, dari jarak dekat, ia justru diserang oleh massa aksi.
“Setelah dari atas ini, massa aksi memukul bagian kaki saya, tapi saya tidak terlalu mengetahui pelakunya,” ujar Ramadhan di persidangan.
Panglima Kogabwilhan III Letjen TNI Bambang Trisnohadi (foto: dok ist)
Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III menggelar Dapur Rakyat dengan menyediakan makanan siap santap bagi ribuan warga Kabupaten Pegunungan Bintang, Provinsi Papua Pegunungan, di Pos Tinibil Satgas Yonif 753/AVT, Distrik Tinibil.
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Panglima Kogabwilhan III, Letjen TNI Bambang Trisnohadi. Kegiatan ini turut menghadirkan konten kreator kuliner Bobon Santoso, yang dikenal dengan konsep masakan jumbo, sebagai chef utama Dapur Rakyat.
“Syukur alhamdulillah, kegiatan Dapur Rakyat disambut sangat antusias oleh masyarakat. Seluruh warga dapat menikmati sajian lezat dan bergizi yang dimasak langsung oleh Bobon Santoso,” ujar Bambang, Selasa (27/1/2026).
Menurutnya, Dapur Rakyat tidak hanya menjadi kegiatan sosial semata, tetapi juga sarana edukasi gizi serta ‘benih baik’ untuk menumbuhkan budaya pola hidup sehat di tengah masyarakat Papua.
Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengimbau masyarakat di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, untuk mewaspadai potensi longsor susulan, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi dan durasi lama.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Geologi, Lana Saria menjelaskan, bahwa longsor yang terjadi dipicu oleh curah hujan tinggi sebelum dan saat kejadian.
“Faktor pemicu utama adalah curah hujan tinggi yang terjadi sebelum dan saat kejadian, yang menyebabkan peningkatan tekanan air pori, penurunan kuat geser tanah, hingga terjadinya kegagalan lereng,” ujar Lana, Minggu (25/1/2026).
Selain faktor hujan, gerakan tanah di Desa Pasirlangu juga dipengaruhi oleh kondisi geologi setempat. Wilayah tersebut didominasi batuan gunungapi tua yang telah mengalami pelapukan, kemiringan lereng yang curam, serta keberadaan rekahan dan sesar geologi.
Berdasarkan Peta Zona Kerentanan Gerakan Tanah (ZKGT), wilayah terdampak termasuk dalam Zona Kerentanan Gerakan Tanah Menengah. Pada zona ini, gerakan tanah berpotensi terjadi, terutama pada lereng yang telah mengalami gangguan, baik secara alami maupun akibat aktivitas manusia, khususnya saat hujan deras berlangsung lama.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang ratusan juta rupiah. Uang yang disita tersebut merupakan hasil penggeledahan di sejumlah lokasi terkait kasus dugaan pemerasan yang menyeret Bupati Pati Sudewo.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengungkapkan selain uang, turut disita barang bukti lain yang diduga terkait dengan penyidikan perkara tersebut. “Sejumlah dokumen, baik yang terkait dengan perkara, kemudian dokumen-dokumen catatan keuangan,” kata Budi, Jumat (23/1/2026).
“Kemudian ada juga uang tunai ratusan juta rupiah yang diamankan,” ujarnya.
Budi menyebutkan, lokasi yang digeledah terdiri atas rumah pribadi dan rumah dinas Sudewo, serta rumah pribadi para tersangka lainnya. Ia melanjutkan, pihaknya belum dapat merinci dari mana saja barang bukti tersebut disita karena penggeledahan masih berlangsung. Budi tidak menyebutkan lokasi mana yang penggeledahannya masih berjalan.
“Secara detail kami memang belum bisa menyampaikan diamankannya di titik lokasi yang mana dan dari pihak siapa. Nanti kami akan update kembali karena ini memang masih berjalan di lapangan,” ucapnya.
Diketahui, KPK menangkap Sudewo bersama tujuh orang lainnya dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada Senin 19 Januari 2026. Setelah pemeriksaan lebih lanjut di Gedung Merah Putih KPK, empat orang ditetapkan sebagai tersangka, termasuk Sudewo.
“Setelah ditemukan kecukupan alat bukti, KPK menetapkan empat tersangka, di antaranya SDW selaku Bupati Pati periode 2025–2030,” ujar Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, Selasa 20 Januari 2026.
Ahli kesehatan menjelaskan bahwa dampaknya bergantung pada kondisi tubuh masing-masing, kebiasaan minum kopi, serta tingkat sensitivitas terhadap kafein. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika kopi diminum tanpa makanan terlebih dahulu, di antaranya:
Memicu Asam Lambung
Salah satu masalah umum akibat minum kopi saat perut kosong adalah meningkatnya produksi asam lambung. Kafein dapat merangsang sel-sel di lambung untuk menghasilkan lebih banyak asam, yang dapat menyebabkan sensasi perih atau mulas di dada (heartburn), rasa tidak nyaman di perut bagian atas, hingga gangguan pencernaan.
Orang yang memiliki kondisi seperti maag, GERD, atau hipersensitivitas lambung akan lebih rentan mengalami gejala tersebut saat minum kopi tanpa sarapan.
Merangsang Sistem Saraf
Kopi bekerja dengan merangsang sistem saraf pusat melalui kandungan kafein, sehingga dapat membuat seseorang merasa lebih fokus.
“Saya gak paham kenapa disebut Ayam Afrika. Sambelnya lumayan pedes, ada juga kaya sambel kemiri, gurih enak,” ujarnya, seperti dikutip dari akun TikTok Purbaya, Kamis (22/1/2026).
Menurut Menkeu Purbaya, ayam goreng-nya enak. Ayam tersebut disajikan dengan Bawang Bombay goreng, gurih, enak.
Tampa malu-malu, Menkeu Purbaya makan tanpa sendok alias dengan tangan. Menurutnya, Ayam Afrika rasanya enak. Hanya saja kurang pedas. Kendati demikian Menkeu Purbaya habis dua porsi ayam. “Sendiri dua (porsi) ayam. Biar kuat,” ujarnya sambil tertawa malu.
Selain itu Purbaya juga mencicipi pisang goreng, yang menurutnya memiliki raya yang enak. Bahkan Menkeu Purbaya tampak menambah.
Pemilihan Borobudur menjadi tonggak penting untuk menghadirkan fashion Asia Tenggara di panggung sarat budaya yang kuat. Ajang fashion tahunan ini yang menghadirkan seluruh ekosistem brand dalam rangkaian pertunjukan fashion show.
Dikutip dari Instagram Borobudur, Kamis (22/1/2026), di ruang terbuka, fashion show itu memiliki runway sepanjang hampir 125 meter, yang melibatkan lebih dari 200 model. Perhelatan ini mempertemukan fashion, budaya, dan komunitas dalam satu ruang dengan nilai sejarah yang tinggi.
Borobudur tidak hanya berperan sebagai latar, tetapi menjadi bagian dari keseluruhan pengalaman yang memberi makna dan kesinambungan pada pertunjukan.
Mengambil inspirasi dari nilai sejarah lintas generasi yang melekat pada Borobudur, MFP tahun ini menghadirkan pendekatan storytelling yang memadukan warisan masa lalu dengan arah masa depan.
Ahli Ingatkan Susu UHT Dominan Air Gizinya Tidak Optimal (Foto: Freepik)
Perbincangan mengenai kualitas susu UHT untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) ramai diperbincangkan di media sosial X. Sorotan muncul setelah beredarnya informasi bahwa salah satu produk susu yang digunakan memiliki komposisi hingga 86 persen air dan hanya sekitar satu persen kandungan susu. Temuan ini memicu pertanyaan publik terkait kelayakan produk tersebut disebut sebagai susu, serta manfaat gizinya bagi anak-anak usia sekolah.
Ahli gizi sekaligus Founder Gizi Nusantara, Esti Nurwanti, menyatakan bahwa produk tersebut kemungkinan telah melalui proses perizinan dan pengawasan regulator. Namun demikian, dari sisi gizi, kandungannya tidak bisa disamakan dengan susu cair pada umumnya.
“Secara regulasi, produk dengan kandungan air dominan dan bahan susu yang sangat kecil memang bisa saja dinyatakan legal. Namun dari sisi gizi, jelas tidak setara dengan susu cair murni,” ujar Esti.
Menurut Esti, rendahnya kandungan susu secara otomatis berdampak pada minimnya asupan protein, kalsium, serta mikronutrien alami, kecuali jika produk tersebut difortifikasi. Padahal, anak usia sekolah memerlukan asupan gizi tinggi untuk mendukung pertumbuhan tulang dan perkembangan massa otot.
“Jika tujuan pemberian susu dalam program MBG adalah menunjang pertumbuhan anak, maka produk dengan kandungan susu yang sangat kecil tentu tidak memberikan manfaat optimal,” jelasnya.
KPK Pamer Uang Rp2,6 Miliar Hasil Pemerasan Bupati Sudewo
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Pati Sudewo (SDW) bersama tiga Kepala Desa di Kabupaten Pati sebagai tersangka dugaan korupsi terkait pemerasan usai melakukan operasi tangkap tangan (OTT). KPK mengamankan barang bukti uang berjumlah Rp2,6 miliar.
Adapun barang bukti uang tunai ini ditampilkan KPK saat menggelar konferensi pers penetapan status hukum Sudewo dalam perkara ini.
Plt. Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu mengatakan uang Rp2,6 miliar ini disita dari penguasaan Sudewo termasuk klaster Kepala Desa yaitu Abdul Suyono (YON) selaku Kepala Desa Karangrowo; Sumarjiono (JION) selaku Kepala Desa Arumanis; dan Karjan (JAN) selaku Kepala Desa Sukorukun yang juga ditetapkan tersangka.
“Tim KPK juga turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa uang tunai senilai Rp2,6 miliar, yang diamankan dari penguasaan JAN, JION, YON, dan SDW,” ujar Asep Guntur dalam konferensi pers, Selasa (20/1/2026).
Barang bukti uang ini diduga merupakan hasil pemerasan atau uang setoran dari calon perangkat desa yang hendak mengikuti formasi jabatan di lingkungan Pemerintah Desa. Asep mengatakan, para tersangka menetapkan tarif Rp165-Rp225 juta untuk setiap calon perangkat desa.
“Berdasarkan arahan SDW, YON dan JION kemudian menetapkan tarif sebesar Rp165 juta s.d Rp225 juta untuk setiap Caperdes yang mendaftar. Besaran tarif tersebut sudah dimark-up oleh YON dan JION dari sebelumnya Rp125 juta s.d. Rp150 juta,” sambung dia.
Atas perbuatannya, terhadap para Tersangka disangkakan telah melanggar Pasal 12 huruf e UU No 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU No 20 Tahun 2001 jo Pasal 20 huruf c KUHP.